Berita Terbaru

Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional Bulan April 2016

Dalam rangka menanamkan nilai-nilai semangat kebangsaan, jiwa patriotik dan memupukdisiplin pada setiap insan anggota Polri / PNS Polri,untuk membangun karakter jati diri Polri, serta memberikan inspirasi, motivasi bagi peningkatan semangat pengabdian,  pada hari Senin  tanggal 18April 2016 jam 08.00 wita – selesai, bertempat dilapangan Apel Polres Tabanan  dilaksanakan  upacara rutin bulanan dalam rangka hari Kesadaran Nasional.

Bertindak selaku Irup Kapolres Tabanan AKBP PUTU PUTERA SADANA,SIK,MHum,MM, selaku perwira Upacara Ajun Komisaris Polisi I MADE BERATA,SH, Komandan Upacara Inspektur Polisi Dua I MADE MURJANA,SH, ditunjuk sebagai pengucap Tri Brata Brigadir Nengah Adi Setiawan,SH,  pengucap Catur Prasetya Bripka Agus Sandiarta, dan pembaca  Panca Prasetya Korpri  Pentu Ni Made Swastini sedangkan kelompok pengibar  Bendera Merah Putih Aiptu Tandang Wirawan, Aiptu I Ketut Sunarta dan Aiptu Nengah Mariasa.

Peserta / kesatuan Upacara terdiri dari   :

–     Satu peleton gabungan Perwira ( Waka,  Kabag, Kapolsek jajaran, para Kasatfung, para Kasi dan perwira Staf Polres Tabanan.

–     Satu peleton bersenjata Dalmas Polres Tabanan.

–     Satu peleton gabungan Bigadir anggota staf Polres Tabanan.

–     Satu peleton gabungan Brigadir anggota Polwan.

–     Satu peleton bagungan ( Reskrim, Intel dan narkoba )

–     Satu peleton Sat lantas Polres Tabanan.

–     Satu peleton Para Bhabinkamtibmas.

–     satu peleton PNS Polres Tabanan

Dalam Upacara ini Kapolres Tabanan selaku Inspektur Upacara  membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Bali yang pada intinya menyampaikan :

  • Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa / Ida sanghyang Widhi Wasa, yang telah melimpahkan anugrah kesehatan dan kesempatan kepada kita semua sebagai Abdi Negara, sehingga pada hari ini bisa mengikuti Upacara Kesadaran Nasional yang kita dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
  • Upacara yang kita laksanakan setiap bulan jangan dianggap sebagai seremonial  dan kegiatan rutin semata, tetapi merupakan suatu sarana komunikasi efektif untuk membina  kebersamaan, meningkatkan disiplin serta membangun komitmen.
  • Saat ini Polda Bali dan Jajaran sedang menggelar Operasi Bersinar 2016 sampai dengan tanggal 19 April, yang merupakan penjabaran dari perintah Presiden Indonesia JOKO WIDODO, terkait kondisi darurat narkoba di Indonesia saat ini, operasi ini merupakan kegiatan untuk mengantisipasi  penyalahgunaan pererdaran narkoba dikalangan masyarakat maupun pelajar, disamping itu juga sebagai  ajang sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada seluruh elemen masyarakat.
  • Pada anev terakhir melalui vicon beberapa waktu yang lalu, Kapolri menyampaikan bahwa hasil operasi tersebut belum maksimal karena ada beberapa target belum terpenuhi dan hasil tangkapan belum sesuai yang diharapkan. Dari hasil evaluasi tersebut Polda Bali menempati ranking 5 dari 19 Polda dalam hal kampanye dan laporan pelaksanaan, sedangkan dalam penindakan Polda Bali masih di urutan ke – 13 , untuk itu saya perintahkan disisa waktu akan berakhirnya operasi ini, seluruh personel yang terlibat untuk lebih meningkatkan kegiatannya, maksimalkan potensi yang ada, jangan sampai saya dengar dan temukan lagi ada anggota yang membekingi, membantu, bahkan berkolaborasi dengan jaringan narkoba.” Saya akan tindak secara tegas, saya ulangi , Saya akan tindak secara tegas.
  • Guna menyikapi situasi yang berkembang dalam masyarakat ada beberapa hal yang menjadi penekanakan saya kepada seluruh Jajaran yaitu sebagai berikut :
    1. Tetap tingkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dalam setiap melaksanakan tugas sehari-hari.
    2. Radikalisame / teroris masih menjadi ancaman bangsa kita maupun bangsa lain , oleh karena itu    tingkatkan dan bangun kewaspadaan seluruh masyarakat terkait dengan terorisme, ancaman bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, berikan rasa aman kepada masyarakat dengan keberadaan polisi dimana- mana.
    3. Hasil evaluasi gangguan kamtibmas dari Mabes , Polda Bali  mendapat urutan 6, saya perintahkan agar fungsi-fungsi yang ada lebih dioptimalkan, terutama pada jam-jam rawan dan tempat keramaian.
    4. Hindari melakukan pelanggaran-pelanggaran yang bisa menjadi suatu kontra produktif, sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
    5. Junjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Tribrata, Catur Prasetya dan Kode Etik Profesi Polri yang dilandasi kebanggaan terhadap institusi, solidaritas, kebersamaan, kekeluargaan dan kerelaan untuk berkorban demi menjaga harkat dan martabat Polri.
    6. Tingkatkan disiplin yang dilandasi kesadaran yang tinggi untuk bersikap dan bertindak sesuai dengan etika, norma, prosedur, hukum dan sistem yang berlaku.

Kegiatan hingga berakhir berlangsung dengan aman dan tertib.

Facebook Comments