Berita Terbaru

Satuan Reskrim Polres Tabanan Berhasil Ungkap Kasus 365

Polda Bali – Polres Tabanan – Humas. Senin (18/09) pukul 15.30 Wita Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., S.I.K. merelease keberhasilan Sat Reskrim Polres Tabanan dalam pengungkapan Kasus mengambil barang tanpa ijin (pasal 365 KUHP).

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 43 / IX / 2017 / Res Tbn / Sek Tbn tanggal 16 September 2017 tentang kasus 365 yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 16 September 2017 sekira pukul 11.00 Wita dengan tempat kejadian perkara Apotik Kimia Farma jalan By Pass Ir. Soekarno No. 88 C Banjar Tegal, Desa Dauh Peken Kec./ Kab. Tabanan. Korban PT Kimia Farma sebagai pelapor dengan inisial AA, lak-laki, 25 Tahun, seorang Apoteker asal Banjar Tuakilang Belodan, Desa Denbantas, Kec / Kab. Tabanan.

Berdasarkan laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Tabanan bersama Satuan Reskrim Polres Tabanan melaksanakan serangkaian penyelidikan. setelah melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang buktihasil dari penyelidikan tersebut mengarah pada pelaku dengan inisial BE laki-laki, 24 tahun Islam / Jawa, pekerjaan Swasta, Alamat Tinggal Penebel Tabanan.

Kronologis kejadian dimana pada hari Sabtu tanggal 16 September 2017 sekira pukul 11.00 Wita sewaki saksi dengan inisial PS sementara jaga di meja kasir Apotik Kimia Farma jalan By Pass Ir. Soekarno No. 88 C Banjar Tegal, Desa Dauh Peken Kec./ Kab. Tabanan, datang pelaku dengan inisial BE ke Apotik Kimia Farma dan menuju ke samping meja kasir. Kemudian Saksi dengan inisial PS terbangun langsung memeriksa barang-barang di rak. Sewaktu kembali menuju meja kasir tiba-tiba pelaku dari arah belakang mengancam / mengacungkan senjata tajam sejenis pedang dan menanyakan letak uang.
Selanjutnya saksi PS menunjukkan laci uang dan pelaku langsung menarik laci uang tersebut serta mengambil uang hasil penjualan obat dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 Wita. Selanjutnya pelaku meninggalkan Apotik dan kemudian saksi PS menghubungi Pelapor.

Sewaktu pelapor datang , saksi PS sudah tidak sadarkan diri / pingsandan laci kasir terbuka serta uang uang tersimpan dalam laci bagian atas tidak ada / diambil oleh pelaku. Akibat kejadian, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 669.000,- (Enam Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Rupiah). Dengan adanya kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tabanan dan dilakukan penyelidikan. Dan pada hari senin tanggal 18 September 2017 sekira pukul 14.00 Wita pelaku dapat diamankan di persembunyiannya di daerah Penebel tanpa perlawanan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku mengakui perbuatannya dan juga sempat melakukan aksinya di She Dee Colection jalan Gunung Agung Tabanan dengan modus yang sama. berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku diamankan barang bukti berupa :
– 1 (satu) buah pedang dengan gagang terbuat dari kayu, panjang seseluruhan 60 cm yang pada ujung pedangnnya dilipat.
– 1 (satu) uni Handphone Merk Samsung Galaxy Fame, Model GT – S6810, warna putih hitam.
– 1 (satu) pasang sandal wanita merk SN Sabina warna hitam cokelat.
– 3 (tiga) buah celana dalam wanita yang masih baru (lengkap dengan label harga) dengan warna 1 buah berwarna bitu muda, 1 buah berwarna putih susu dan 1 buah berwarna putih.
– 1 (satu) Unit sepeda motor Honda Supra warna Hitam No.Pol. DK-2285-GS beserta kunci kontaknya.
– 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Supra warna Hitam No.Pol. DK-2285-GS.
– Uang Tunai sebesar Rp. 75.000 (Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah).
Dengan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku, Pelaku BE disangkakan dengan pasal 365 KUHP jo pasal 65 KUHP dengan ancaman penjara selama 9 tahun.

“Kepada masyarakat yang pernah mengalami korban kejahatan dengan modus serupa agar melaporkan pengaduan ke Polres Tabanan atau Kepolisian terdekat untuk membatu proses pengembangan” Ujar Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., S.I.K.

Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., S.I.K. Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan khususnya dalam menjaga keamanan dirinya sendiri dan jalin kerjasama dengan Bhabinkamtibmas di wilayahnya masing-masing untuk meniadakan niat para pelaku tindak kejahatan. Dan apabila mengalami tindak kejahatan untuk tidak segan-segan melaporkan kepada pihak kepolisian.

Facebook Comments