Berita Terbaru

Sat Resnarkoba Polres Tabanan Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Press release dilaksanakan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-A/ 13 / V / 2016 / Bali / Res Tbn, tanggal  19 Mei  2016 tentang Pasal yang  disangkakan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika ( Pasal 112 Ayat (1) UU No.35 tahun 2009)  dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun denda paling sedikit 800 juta paling banyak 8 miliar rupiah.

Kegiatan press release dilaksanakan  pada hari Selasa tanggal 24 Mei 2016  jam 10.30 wita, bertempat di Lobi  Polres Tabanan, atas seijin/perintah Kapolres Tabanan AKBP PUTU PUTERA SADANA, SIK, MHum, MM kepada  Waka Polres Tabanan Komisaris Polisi Leo Martin Pasaribu,SIK,MH didampingi Kabag Ops Polres Tabanan Komisaris Polisi I Gede Putu Putra Astawa,SH, Kasat Narkoba Polres Tabanan Ajun Komisaris Polisi I Made Maha Atmaja,SH,MH dan Kasat Sabhara Polres Tabanan Ajun Komisaris Polisi I Putu Gusti Sudara, melaksanakan Press Release atas keberhasilan Sat Reskrim Narkoba Polres Tabanan mengungkap Kasus / tindak pidana penyalahgunaan narkotika, yang diliput oleh para wartawan.

Waktu kejadian pada Hari Kamis tanggal 19 Mei 2016 sekira pukul 16.30 wita dengan Identitas tersangka/pelaku penyalahgunaan narkotika ada 2 ( dua ) diantaranya :

  1. Inisial SUB, Tempat dan tanggal lahir : Tista, 22 SEPTEMBER 1972, Umur : 43 tahun, Jenis kelamin : laki-laki, Pekerjaan : wiraswasta,  Agama : Hindu, Suku : Bali, Kewarganegaraan : Indonesia, Alamat Banjar Dinas Dauh Pangkung, Desa Tista Kecamatan Kerambitan.
  2. Inisial ARI, Tempat dan tanggal lahir : Kupang, 1 Pebruari 1973, Umur : 43 tahun, Jenis kelamin : Perempuan, Pekerjaan : IRT,  Agama : Islam, Suku : Bima Kewarganegaraan : Indonesia, Alamat : Perum Graha Candra Asri Blok I No. 10, Desa Meliling Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan.

Tempat kejadian perkara ada 2 ( dua ) masing-masing :

–  TKP I : Di kamar Pondok Wisata Budaya Sari kamar nomor 15, Banjar Subamia Kelong, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan

–  TKP II : Di sela –sela  tanaman hias yang berada di jalan masuk Pondok Wisata Budaya Sari, Banjar Subamia Kelong, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan

Kronologis kejadian Sebelumnya anggota Sat Res Narkoba mendapatkan informasi bahwa disalah satu pondok wisata yang ada di Banjar Subamia Kelong, Tabanan diduga sering digunakan sebagai tempat transsaksi dan menggunakan narkoba jenis sabhu, dan  Pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2016 sekira pukul 16.30 Wita, anggota Sat Res Narkoba langsung melakukan penggeledahan di Pondok Wisata Budaya Sari kamar nomor 15, Banjar Subamia Kelong,  Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan(TKP I) yang ditempati oleh TSK I MADE SUB, dalam penggeledahan tersebut, ditemukan di dalam bekas pembungkus rokok Sampoerna 1 (satu) buah plastic klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu seberat 0,31 (nol koma tiga puluh satu) gram bruto,  1 (satu) buah alat isap sabhu (bong), 1 (satu) buah korek  gas warna merah, 1 (satu) bendel plastik klip yang disimpan di dalam kompor gas warna hitam merk Rinnai dan di lantai dalam kamar  tersebut juga ditemukan  1 (satu) buah plastic klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu seberat 0,31 (nol koma tiga puluh satu) gram bruto. Saat tersangka ditanya tentang  dimana menyimpan shabu yang lainnya, dan tersangka mengaku masih menyimpan paket shabu di sela –sela tanaman hias yang berada di jalan masuk Pondok Wisata Budaya Sari, Banjar Subamia Kelong, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan (TKP II). dan setelah dilakukan pencarian ditemukan 7 (tujuh) paket plastic klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu terbungkus dengan tissu warna putih dengan berat seluruhnya 2, 11 gram bruto. Selanjutnya dilakukan interograsi tentang barang bukti shabu tersebut dan tersangka  I MADE SUB mengakui sebelumnya mendapatkan shabu tersebut dengan cara membeli bersama sama dengan teman dekatnya yang bernama ARI. Setelah menanyakan kepada tersangka selanjutnya dilakukan pencarian keberadaan ARI tersebut dan sekira pukul 19.00 wita orang yang bernama ARIditemukan di rumahnya di Perum Graha Candra Asri Blok I nomor 10, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, kabupaten Tabanan. dan setelah diinterograsi TSK I MADE SUB dan ARI membenarkan danmengakui sebelumnya telah membeli shabu bersama sama dari seorang di daerah Denpasar,   Atas keterangan kedua tersangka tersebut selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Sat Res Narkoba Polres Tabanan, guna proses Hukum lebih lanjut

Dari peristiwa/kejadian tersebut barang bukti yang berhasil disita :

  • Di TKP I disita 1 (satu) buah kompor gas warna hitam merk rinai yang didalamnya terdapat 1 buah pembungkus rokok sampoerna Mild warna putih didalamnya terdapat 1 (satu) buah plastik klip berisikan sabhu seberat 0,31 gram bruto, 1 buah alat hisap Sabhu ( bong), 1buah korek gas warna merah, 1 bendel plastik klip , 1 buah plastik klip berisikan sabhu seberat 0,31 gram bruto ditemukan di lantai dalam kamar no 15.
  • TKP II disita 7 (tujuh)  paket shabu dengan berat 2,11 ( dua koma sebelas) gram bruto yang ditemukan di Sela-sela tanaman hias,   jadi jumlah keseluruhan barang bukti sebanyak 9 (sembilan) paket dengan berat keseluruhan 2,73 ( dua koma tujuh puluh tiga ) gram bruto sabhu-shabu.

Selama kegiatan Press Release berlangsung tertib serta lancar.

Facebook Comments