Berita Terbaru

Polres Tabanan Kembali Ungkap Kasus Pencurian

Dasar Laporan Polisi nomor :

a.    LP/ 20 / III / 2016 / Bali / Res Tbn/ Sek Tbn, tanggal  27 Maret 2016, pencurian dengan pemberatan,TKP Jalan KS Tubun gang VI nomor 10,Banjar Tamansari, Desa Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan, Pelapor / Korban atas nama : NI MADE MASTRI.

b.    LP/ 25 / IV / 2016 / Bali / Res Tbn/ Sek Tbn, tanggal  16 April 2016,pencurian dengan pemberatan,TKP Jalan Pinguin nomor 11, Banjar Pasekan, Desa Dajan Peken, Kec/Kab Tabanan, pelapor / korban atas nama MOHAMMAD AGUS APRIYANTO

c.    LP/ 27 / IV / 2016 / Bali / Res Tbn/ Sek Tbn, tanggal  21 April 2016, pencurian dengan pemberatan, TKP Jalan Kakatua nomor 41, Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Kec/Kab Tabanan, pelapor / korban atas nama NI MADE HERMAYANTI.

Terkait prihal tersebut diatas pada hari Selasa, tanggal 26 April 2016  jam 12.30 wita, bertempat di lapangan Apel Sat Lantas Polres Tabanan, Waka Polres Tabanan KOMPOL LEO MARTIN PASARIBU, SIK, M.H didampingi Kasubbag Humas dan KBO Sat Reskrim Polres Tabanan, seijin Kapolres Tabananmelaksanakan Press Release atas keberhasilan Unit Reskrim Polsek Tabanan mengungkap rangkain Kasus / tindak pidana Pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan pasal 5 KUHP Jo. Pasal 65 KUHP,  kegiatan Press Release diliput oleh rekan Wartawan Cetak dan Elektonik dengan menghadirkan para pelaku / tersangka serta menggelar Barang Bukti yang berhasil disita Penyidik.

Adapun Release singkat Waka Polres Tabanan KOMPOL LEO MARTIN PASARIBU, SIK, M.H yang diliput wartawan sbb :

  • Berawal dari laporan korban, a.n. NI MADE MASTRI, perempuan, umur 69 tahun,Hindu Bali, dagang, alamat Jalan KS Tubun gang VI nomor 10, Banjar Tamansari, Desa Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan, yang datang melapor pada tanggal 27 Maret 2016, melaporkan barang miliknya diantaranya perhiasan emas, sejumlah uang  telah hilang.
  • Menindak lanjuti adanya laporan tersebut,mulai tanggal 27 Maret 2016 Tim Opsnal yang dipimpin Panit Polsek Tabanan melakukan penyelidikan, dari sekian lama melakukan lidik sampai dengan rentang waktu tanggal 21 April 2016 Tim terus menggali imformasi namun belum menemukan titik terang, bahkan laporan kehilangan dari masyarakat bertambah sampaitiga korban kehilangan barang miliknya.
  • Pada tanggal 21 April 2016 Tim Opsnal mendapat imformasi bahwa ada beberapa orang dengan mengendarai sepeda motor nomor Plat DK 7114 DI, datang ke depan Kantor Pegadaian Dauh Pala Tabanan menjual perhiasan emas, bahkan imformasi yang didapat menyebutkan orang tersebut dua kali menjual perhiasan emas menggunakan sepeda motor yang sama.
  • Atas imformasi yang didapat Tim Opsnal mengembangkan penyelidikan sampai ke Denpasar ( mencari data dan mengecek sepeda motor tersebut di Kantor Samsat Denpasar ), hasil pengecekan benar sepeda motor tersebut milik orang Denpasar namun telah dijual ke daerah Tabanan.
  • Pada hari Sabtu tanggal 23 April 2016 jam 11.00 wita, tim Opsnal Polsek Tabanan dipimpin Panitmelakukan penyanggongang,  tim berhasil menemukan sepeda motor tersebut melintas dijalan dikendarai oleh 2 orang  yang cirinya sesuai dengan imformasi yang didapat, Orang tersebut terus dibuntuti dan berhenti di Jalan Pulau Batam Tabanan kemudian kedua orang tersebut masuk ke tempat penyewaan Vidio Game ( play station), kedua orang tersebut kemudian ditangkap di bawa ke Mako Polsek Tabanan untuk dilakukan pemeriksaan orang tersebut mengaku  bernama AGUS DAN DIKA.
  • hasil pemeriksaan AGUS dan DIKA, mengakui telah melakukan serangkaian pencurian bersama temannya yang bernama JONI dan PUTU ABDI, hasil curian perhiasan emas telah dijual kepada seorang perempuan di depan Kantor Pegadaian Tabanan, dan uangnya dibagi bersama.
  • Selanjutnya Tim Opsnal mengajak salah satu tersangka untuk menunjukan orang yang telah membeli emas hasil curian tersebut. Orang perempuan tersebut berhasil ditemukan dan diamankan bernama BU PURI.
  • BU PURI mengaku sebanyak dua kali membeli perhiasan emas yang dijual ke 4 orang tersebut, yang pertama membeli seharga Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah ) dan yang kedua membeli perhiasan emas seharga Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah), perhiasan emas tersebut diakui telah di jual di Denpasar seharga Rp. 19.000.000 (Sembilan belas juta rupiah ),
  • modus operandi : para pelaku mengambil barang berupa : perhiasan emas, uang, HP dengan cara memanjat tembok pekarangan rumah, selanjutnya masuk rumah dengan cara mencongkel pintu atau jendela kemudian mengambil barang.  barang hasil curian yang berupa perhiasan emas dijual dengan harga dibawah standar, hasil dari mencuri dibagi rata.
  • atas dasar pengakuan dan keterangan dari para Pelaku termasuk yang membeli barang hasil curian,Penyidik Polsek Tabanan melakukan penahanan, kasusnya dalam Proses pemberkasan BAP.

Para Pelaku / Tersangka  :

  1. INISIAL AG WIP alias AGUS, laki, 19 tahun, Hindu/Bali, Mahasiswa, alamat Desa Dajan Peken Tabanan, Kec/Kab. Tabanan.
  2. INISIAL  VAL PT alias DIKA, laki 17 tahun, Kristen/Flores, alamat Desa Dajan Peken Tabanan.
  3. INISIAL DION YWM alias JONI,  laki, 17 tahun, Kristen Katholik/Flores, alamat Desa Delod Peken Tabanan.
  4. INISIAL IPAW alias PUTU, laki, 17 tahun, Hindu/Bali, alamat Desa Mambang, Kec. Selemadeg Timur, Kab. Tabanan.
  5. Penadah NMSU alias BU PURI, perempuan, 46 tahun, Hindu/Bali, IRT, alamat Banjar Anyar Kec. Kediri Tabanan.

Kegiatan Press Release yang diliput wartawan berjalan aman tertib dan lancar

Facebook Comments