Berita Terbaru

Polres Tabanan Gelar Razia Ranmor Operasi Patuh Agung 2016

Meningkatnya pertumbuhan penduduk serta aktivitas masyarakat yang membutuhkan alat transportasi darat  yang berdampak pada kepadatan arus lalulintas ditambah dengan kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam berlalulintas mengakibatkan banyak terjadinya angka kemacetan serta kecelakaan berlalulintas.

Oleh karena itu Polri beserta jajarannya rutin pada setiap tahunnya melaksanakan penindakan segala bentuk pelanggaran berlalulintas dengan sandi “Operasi Patuh”. Tahun ini Operasi Patuh Agung 2016 dilaksanakan selama 14 hari dimulai tanggal 16 Mei 2016 sampai dengan tanggal 30 Mei 2016. Untuk Polres Tabanan melaksanakan berbagai upaya yang dimulai dengan melaksanakan kegiatan Dikmas Lantas sebagai upaya Preemtif dengan memberikan himbauan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat melalui penyebaran Pamflet, Brosur, pemasangan spanduk serta penyuluhan tertib berlalulintas.

Disamping itu Polres Tabanan beserta jajarannya juga melaksanakan kegiatan pencegahan Kemacetan dan kecelakaan berlalulintas dengan menggelar personil dilapangan secara maksimal dengan melaksanakan penjagaan dan pengaturan arus lalulintas pada Pos, persimpangan serta lokasi rawan macet dan kecelakaan sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berlalulintas serta arus lalulintas tetap lancar. Selain upaya tersebut Polres Tabanan juga melaksanakan upaya Represif dengan kegiatan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran berlalulintas dengan melaksanakan penilangan terhadap para pelanggar.

Dalam pelaksanaannya Polres Tabanan melaksanakan kegiatan Razia kendaraan bermotor dengan menyasar pada pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat berkendara. Hari pertama Operasi Patuh Agung 2016 Polres Tabanan hari Senin tanggal 16 Mei 2016 pukul 15.00 Wita kegiatan Razia Ranmor dilaksanakan di Jalan Dharmawangsa Tabanan. Dalam kegiatan Razia ini banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang didominasi oleh pelajar yang tidak memiliki SIM.

Hasil dari pelaksanaan operasi menindak sebanyak 57 pelanggar dengan rincian 51 pelanggar tanpa SIM, 5 pelanggar tanpa STNK dan 1 pelanggar tanpa SIM dan STNK dengan barang bukti yang disita STNK 16 buah, SIM 6 buah dan Ranmor R2 35 unit. Sebagai bentuk penindakan kepada Para pelanggar langsung dilakukan penilangan. Begitu juga kepada para pengendara lainnya. Dihimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu melengkapi diri dengan kelengkapan berkendara serta untuk selalu mematuhi segala bentuk peraturan berlalulintas yang berlaku demi keselamatan bersama dalam berlalulintas di jalan.

Facebook Comments