Berita Terbaru

POLRES TABANAN BERHASIL UNGKAP JARINGAN KASUS PEMALSUAN SURAT KENDARAAN BERMOTOR

Bedasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ 25 / X / 2015 / Bali / Res Tbn /Sek Btrt, tanggal 16 Oktober 2015, tentang turut serta memalsukan surat-surat kendaraan dan atau Penipuan, sesuai dengan : 263 ayat (2) KUHP dan atau pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Terkait tersebut diatas pada hari Rabu tanggal 21 Oktober  2015 jam 11.30 wita, bertempat di Lapangan Apel Sat Lantas Polres Tabanan dilaksanakan kegiatan Press Release oleh Kapolres Tabanan AKBP PUTU PUTERA SADANA, SIK, Mhum, MM yang didampingi Waka Polres Tabanan KOMPOL LEO MARTIN PASARIBU, SIK, M.H, Kabag Ops Polres Tabanan KOMPOL MUHAMMAD IKHWAN LAZUARDI,S.H.SIK, dan Kapolsek Baturiti  diliput oleh Wartawan Nasional dan Wartawan Lokal dari media cetak dan media elektronik. Adapun press release dilaksanakan terkait dengan keberhasilan Unit Reskrim Polsek Baturiti Polres Tabanan yang di back up Unit Reskrim Polres Tabanan berhasil mengungkap kasus TURUT SERTA MEMALSUKAN SURAT-SURAT KENDARAAN DAN ATAU PENIPUAN, dalam Press Release menghadirkan para tersangka serta menggelar BB ( barang bukti ) yang berhasil disita diantaranya sbb

Tersangka  :

1.    Inisial  WI alamat Banjar Baturiti Kaja, Desa/Kecamatan Baturiti, Kab. Tabanan.

2.    Inisial  AO, Banjar tegak Gede, Desa Yehembang kangin, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana.

3.    Inisial  AS,  alamat Banjar Dauh Pasar, Desa Pergung, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana.

Barang – bukti yang berhasil disita :

  1. Satu unit mobil Daihatsu Xenia, warna silver metalik, DK 1241 WG beserta STNK dan kunci kontak.
  2. Satu unit Mobil KIA Visto, warna hitam No. Pol. B 8441 UB beserta STNK dan kunci kontak,
  3. Satu unit mobil Suzuki Ceryy Pick up warna hitam, DK 9621 FJ beserta STNK dan kunci kontak,
  4. Satu unit mobil Suzuki pick up, warna putih, DK 9715 WP beserta STNK dan kunci kontak,
  5. Satu unit mobil Daihatsu pick up Grand max, warna hitam DK 9726 UJ, beserta STNK dan kunci kontak dan buku Kir.
  6. Satu unit mobil Toyota Avansa warna hitam, DK 997 XE, beserta STNK dan kunci kontak,
  7. Satu unit mobil Daihatsu Grand max, warna putih, DK 9952 WG, beserta STNK dan kunci kontak,
  8. Satu unit mobil Isuzu Dum Truk, warna putih, DK 9481 AG, beserta kunci kontak tanpa STNK,
  9. Satu unit mobil Suzuki Cerry Pick up warna hitam, DK 9869 WI, beserta kunci kontak tanpa STNK,
  10. Satu unit mobil Mitsubishi pick up, warna hitam, DK 9888 ZA, beserta kunci kontak, STNK dan buku Kir.
  11. Satu unit mobil Truck Mitsubishi, warna kuning, DK 9314 HD, beserta dengan kunci kontak.
  12. Satu unit mobil Suzuki Swift, warna silver DK 828 ZO, beserta dengan STNK dan kunci kontak.
  13. Satu unit mobil Mitsubishi Colt Diesel, warna hitam, DK 9367 HB, beserta kunci kontak, STNK dan buku Kir
  14. Satu unit mobil Mitsubishi Colt pick up, warna hitam, DK 9967 WO, beserta kunci kontak, STNK dan buku Kir
  15. Satu unit mobil Suzuki Cerry Futura warna putih, DK 9732 WK, beserta kunci kontak dan STNK.
  16. Satu unit mobil Daihatsu Zebra Pick up, warna hitam, DK 9799 WK, beserta kunci kontak yang dititip di rumah tersangka I GST PT  SUKADANA alias Ajik Suka kerena rusak.
  17. Satu unit mobil Truk Toyota Dyna Saurus, warna merah, tanpa No. Pol. beserta kunci kontak yang dititip di rumah tersangka I GST PT  SUKADANA alias Ajik Suka kerena rusak.
  18. Satu unit mobil Nissan Xtrail warna gold, DK 958 IP, beserta kunci kontak yang dititip di bengkel MC Auto karena rusak

Kronologis singkat kejadian sebagai berikut :

Pada hari Jumat tanggal 16 Oktober 2015 sekira jam 13.00 wita, Unit Reskrim Polsek Baturiti Polres Tabanan mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada masyarakat membeli mobil Daihatsu Xenia warna silver DK 1241 WG dengan harga murah dan tanpa dilengkapi BPKB, selanjutnya informasi tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan lidik dan melakukan pengecekan ke Kantor Samsat Jembrana, hasil pengecekan di  Kantor samsat data fisik kendaraan tidak sesuai dengan data fisik pada Mobil Daihatsu Xenia warna silver DK 1241 WG. Dengan adanya perbedaan data fisik tersebut, kemudian mobil Daihatsu Xenia warna silver DK 1241 WG diamankan di Polsek Baturiti, serta dilakukan pengembangan, hasil pengembangan mobil tersebut dijual oleh WI kepada I NYOMAN SUDASTRA (korban), dan keterangan dari Tsk WI menyebutkan mendapatkan 12 unit mobil dari tersangka AO dijual di wilayah Kab.Jembrana, di Kab. Tabanan, Kodya Denpasar dan di Kab. Gianyar. Berdasarkan hasil pengecekan data fisik ranmor dan keterangan / hasil penyidikan dari tersangka WI, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Baturiti di back up Unit 1 Reskrim Polres Tabanan melakukan penangkapan terhadap Tsk AO di rumahnya di Banjar tegak Gede, Desa Yehembang kangin, Kec. Mendoyo, Kab. Jembrana. Hasil penyidikan dari tersangka AO menerangkan bahwa Mobil yang dijual kepada Tsk WI didapat dari Tsk PI ( nama samaran) masih buron berasal dari Kab. Banyuwangi – Jatim, yang sebelumnya dikenalkan oleh Tsk AS. selanjutnya Tim melakukan penangkapan terhadap tersangka AS dirumahnya di Pergung Kab. Jembrana dan berhasil menyita dua unit mobil yang tidak dilengkapi dokumen yang sah, hasil penyidikan terhadap Tsk AS menyebutkan mendapat mobil tersebut juga di beli dari Tsk PI, masih buron berasal dari Kab. Banyuwangi – Jatim, juga diakui telah menjual satu unit mobil pick up Futura warna putih DK 9732 WK di Blabatuh Gianyar dan satu unit mobil pick up di Antosari Kec. Selbar, Tabanan ( masilh dalam pencarian ). Atas peristiwa tersebut Unit Reskrim Polsek Baturiti di Back up sat Reskrim Polres Tabanan, telah melakukan penyidikan dan tersangka dilakukan penahanan mulai tanggal 17 Oktober 2015.

Kegiatan Press Release berjalan dengan aman, tertib dan  lancar.

Facebook Comments