Berita Terbaru

Polres Tabanan Amankan Kegiatan Eksekusi Tanah

kapolres-tabanan-mediasi-jalannya-eksekusi-tanahDalam rangka memelihara situasi tetap kondusif dan untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran pelaksanaan EKSEKUSI  putusan Pengadilan Negeri Tabanan ( pengosongan ) terhadap sebidang tanah berikut bangunan diatasnya, berdasarkan penetapan Pengdilan Negeri Kab. Tabanan, tertanggal 27 januari 2016, nomor : 5 / Pdt. HT / 2015 / PN. Tab.
Pada hari Kamis tanggal 4 Pebruari 2016 jam : 11.00 – 16.00 wita, Personel gabungan Polres Tabanan bersama dengan anggota Polsek Tabanan melaksanakan pengamanan Eksekusi riil pengosongan terhadap sebidang tanah berikut bangunan diatasnya di Jalan Rama gang I/1 kelurahan Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan, dalam perkara / sengketa antara Pemohon EKSEKUSI : I WAYAN HARTANA, umur 49 tahun, pekerjaan Wiraswasta, alamat Banjar Tauman Sembung,  Desa Sembung, kec. Mengwi, Kab. Badung dengan :
Termohon EKSEKUSI : NANDANG, umur 51 tahun, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Rama gang I/1 kelurahan Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan.
Pada saat pelaksanaan eksekusi dipantau oleh Kapolres Tabanan AKBP PUTU PUTERA SADANA, SIK, MHum, MM, bersama Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Perwira Penyidik Sat Reskrim Polres Tabanan untuk mengecek kelancaran jalannya pelaksanaan eksekusi.
Pelaksanaan Eksekusi diantaranya :
  1. Tahan Persiapan ( Arahan dari petugas Juru sita / Panitera PN Tabanan ). Sebelum pelaksanaan Eksekusi dimulai, perangkat / petugas yang terlibat Eksekusi berkumpul di Kator Desa Delod Peken menerima arahan dari petugas juru sita / Panitera  Pengadilan Negeri Tabanan I DEWA MADE AGUNG HARTAWAN, S.H. terkait dengan pelaksanaan, kelancaran dan keamanan jalannya eksekusi serta membacakan Penetapan PN Tabanan nomor : 5 / Pdt.HT /2015 /PN.Tab, untuk diketahui bersama yang pada intinya putusan pengadilan harus dilaksanakan. arahan diikuti oleh Perbekel Desa Delod Peken, AKP I WAYAN MURTANA ( yang mewakili petugas pengamanan ) dan pemohon Eksekusi I WAYAN HARTANA, setelah menyampaikan kronologis singkat jalannya / pelaksanaan eksekusi semua petugas yang terlibat berangkat ke lokasi di Jalan Rama gang I/1 kelurahan Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan.
  2. Tahap pelaksanaan Bertempat di Jalan Rama gang I/1 kelurahan Delod Peken, Kec/Kab. Tabanan, di depan rumah termohon Eksekusi  ( NANDANG ) Jurusita / Panitera  Pengadilan Negeri Tabanan I DEWA MADE AGUNG HARTAWAN, S.H. membacakan penetapan PN Tabanan, pada intinya sbb : Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa, kami Ketua pengadilan Negeri Tabanan membacakan penetapan Aanmaning kami tertanggal 13 Nopember 2015 nomor : 5 /Pdt,HT/2015/PN.Tab. dalam perkara I WAYAN HARTANA Pemohon Eksekusi melawan NANDANG termohon Eksekusi dengan menimbang  bahwa dalam jangka waktu yang telah diberikan kepada termohon eksekusi sebagaimana tersebut dalam Berita Acara Aanmaning telah lewat, akan tetapi termohon eksekusi sampai saat ini belum memenuhi isi risalah lelang No. 007/2014 tanggal 15 April 2014, dengan ini mencabut penguasaan tanah dan bangunan sengketa dari tangan termohon eksekusi untuk selanjutnya menyerahkannya kepada pemohon eksekusi, atas : Satu bidang Tanah luas 300 M2 berikut bangunan diatasnya sesuai dengan Sertipikat hak milik nomor 1991 / kelurahan Delod Peken tanggal 04 Agustus 1998 atas nama I WAYAN HARTANA ( pemohon eksekusi ) berikut segala sesuatu yang berdiri dan tertanam diatas tanah tersebut sesuai dengan paraturan perundang-undangan yang berlaku. Jurusita / Panitera  Pengadilan Negeri Tabanan I DEWA MADE AGUNG HARTAWAN, S.H. selanjutnya memanggil termohon Eksekusi (NANDANG ) yang tetap berada didalam rumah dengan pintu terkunci rapat, tiga kali peringatan / panggilan baru kemudian termohon Eksekusi  ( NANDANG ) membuka pintu menemui petugas dan menyatakan menolak eksekusi serta menolak mengosongkan rumah. Karena hasil negosiasi antara pelaksana Eksekusi dengan termohon Eksekusi sudah buntu ( termohon tetap menolak ) akhirnya Panitera Pengadilan Negeri Tabanan memerintahkan membuka pagar ( pintu gerbang ) rumah dengan paksa, selanjutnya dilakukan pengosongan rumah secara paksa, Isi rumah ( sopa, Meja, Kursi, tempat tidur, pakaian, peralatan elektronik, peralatan dapur dan barang lainnya ) semua dikeluarkan paksa dan diangkut dengan 2 Unit Truk Engkel ( DK 9488 dan DK 9302 GT ),  2 unit Pick up ( DK 9665 AK dan DK 9607 f ) dibawa ke suatu gudang yang telah disiapkan PN Tabanan.

Setelah isi rumah dinyatakan sudah kosong Jurusita / Panitera  Pengadilan Negeri Tabanan I DEWA MADE AGUNG HARTAWAN, S.H, membacakan Berita Acara EKSEKUSI yang menyatakan atas nama undang-undang pelaksanaan Eksekusi telah dilaksanakan sesuai dengan ketetapan Pengadilan PN Tabanan. Pelaksanaan Eksekusi mulai awal sampai selesai terlaksana aman dan lancar.

Facebook Comments