Berita Terbaru

Penyuluhan Hukum dari Bidkum Polda Bali di Polres Tabanan

Dalam rangka pelaksanaan penyuluhan Hukum Undang – Undang nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asazi manusia dan Perkap nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi prinsip dan standar HAM dalam penyelenggaraan tugas Polri, sesuai dengan  Surat  perintah Kapolda Bali nomor : Sprin / 1903 / IX / 2016, tanggal 28 September  2016,prihal para Perwira yang nama, pangkat dan jabatannya, sesuai surat perintah ditunjuk untuk memberikan penyuluhan hukum di jajaran Polda Bali mulai tanggal 10 s/d 21 Oktober 2016. Berkaitan dengan prihal tersebut diatas, pada hari Senin,  tanggal  10 Oktober  2016  jam 09.00 wita- 12.00 wita,bertempat di Aula Wisnu Hartono Polres Tabanan, Tim Penyuluhan Hukum dari Bid Kum Polda  Bali melaksanakan kegiatan penyuluhan Hukum di Mapolres Tabanan. Anggota Tim Penyuluhan Hukum dari Bidkum Polda Bali tiba di Polres Tabanan disambut oleh Kabag Ops Polres Tabanan I GEDE PUTU PUTRA ASTAWA, S.H. mewakili Kapolres Tabanan karena Kapolres sedang melaksanakan kegiatan di luar Kesatuan. Adapun tim penyuluh dari Bid Kum Polda  Bali yang melaksanakan giat di Polres Tabanan adalah AKBP A.A WIRAHATININGSIH, S.H. MH jabatan Kasubbidsunluhkum ( Ketua Tim ), KOMPOL I WAYAN SEDENG, S.H jabatan Kaurkermalem( anggota) dan PEMBINA AGUS WIRAWAN, S.H. jabatan Kaursunkum ( anggota ).

Pelaksanaan penyuluhan Hukum di Aula Wisnu Hartono Polres Tabanan atas seijin Kapolres Tabanan dibuka dan diawali sambutan dari Kabag Ops Polres Tabanan I GEDE PUTU PUTRA ASTAWA, S.H. Mewakili Kapolres Tabanan Kabag Ops menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim di Polres Tabanan dalam rangka tugas kedinasan untuk memberikan penyuluhan Hukum, Undang  Undang nomor 39 tahun 1999 tentang Hask Asazi manusia dan Perkap nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi prinsip dan standar HAM dalam penyelenggaraan tugas Polri. Kegiatan ini  diikuti oleh para Penyidik Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Lantas, Sat Pol Air, perwakilan Perwira dan Brigadir Polri dari masing-masing Bag, Sat dan Si Polres Tabanan, perwakilan Perwira  dan Brigadir Polri dari masing-masing anggota Polsek jajaran Polres Tabanan. Selanjutnya kepada anggota Polres Tabanan yang hadir mengikuti kegiatan Kabag Ops memberikan penekanan diantaranya sbb :

  • kegiatan Penyuluhan seperti ini tentu sangat bermanfaat bagi para Penyidik dan anggota Polres Tabanan, paling tidak dapat menambah wawasan dan pengetahuan didalam melaksanakan tugas sesuai dengan tuntutan perkembangan situasi yang semakin cangggih dan semakin komplek.
  • kepada para peserta yang mengikuti kegiatan, supaya mengikuti dengan sungguh-sungguh sampai kegiatan ini selesai, gunakan kesempatan ini untuk menggali Ilmu dengan harapan dapat dimengerti, dipahami dan pada akhirnya dapat diaplikasikan  dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan peran dan fungsinya.
  • Bila ada yang perlu ditanyakan supaya di tanyakan, sehingga nantinya tidak ada keraguan dalam bertindak apabila menghadapi permasalahan tindakan hukum di setiap penugasan dilapangan. Dan selanjutnya Kabag Ops Polres Tabanan menyerahkan waktu dan kesempatan kepada Tim Penyuluh dari Bidkum Polda Bali.

Penyajian Materi oleh Tim dilaksanakan secara bergantian

Dari Ketua Tim Penyuluh Bid Kum Polda Bali AKBP A.A WIRAHATININGSIH, S.H. MH, mengawali dengan menyampaikan Puji syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa kerana berkat rahmatnya kegiatan ini bisa terlaksana di Polres Tabanan, selanjutnya menyampaikan materi penyuluhan secara umum diantaranya sbb :

  • kegiatan Penyuluhan seperti ini sipatnya untuk mengingat kembali ( penyegaran ), kami dari Bid Kum Polda Bali tidak bosan-bosanya akan selalu pengingatkan terkait dengan tindakan Kepolisian agar sesuai dengan prosedur ( SOP).
  • Masalah tindakan Kepolisiuan selalu saya wanti-wanti, dalam tindakan hukum supaya diperhitungkan dengan cermat Penggunaan kekuatan harus sesuai dengan tingkat ancaman dan harus seimbang dan meminimalkan resiko luka/korban baik di pihak kita maupun masyarakat, resiko kerusakan harta benda, dan lingkungan / alam. ( setiap penugasan pedomani peraturan Kapolri nomor 1 tahun 2009 )  demikian juga halnya dengan tindakan Kepolisian yang terkait dengan Penyelidikan, pepamnggilan, Penyidikan, penahanan, pahami betul per undang-undanganya.

Penyajian Materi oleh AGUS WIRAWAN, S.H tentang Undang – Undang nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asazi manusia diantaranya :

 KONSEP DASAR HAM

Pengertian HAM

  1. Hak asasi manusia adalah hak-hak yang melekat     pada setiap manusia, yang tanpanya manusia     mustahil dapat hidup sebagai manusia (Jan Materson     Komisi HAM PBB)
  1. Hak asasi manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Penciptasebagai hak yang kodrati (John Locke )
  1. Hak asasi manusia dijamin secara hukum  oleh hukumhak asasi manusia, melindungi semua individu dankelompok terhadap tindakan-tindakan yang mengganggukebebasan dasar dan martabat manusia. (PBB

Hak kehidupan dalam HAM:

  1. Hak untuk meningkatkan taraf kehidupannya
  2. Hak untuk hidup tenteram,aman, damai, bahagia, sejahatera lahir dan batin
  3. Hak untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat
  4. Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan berdasarkan perkawinan yang sah
  5. Perkawinan yang  sah atas kehendak bebas calon suami dan calon isteri

Hak  mengembangkandiri

  1. Hak atas pemenuhan kebutuhan dasar
  2. Hak  atas perlindungan dan pengembangan   pribadinya (pendidikan, dan kualitas hidup)
  3. Hak untuk mengembangkan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Hak untuk berkomunikasi dan mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah,  dan menyampaikan informasi
  5. Hak untuk mengembangkan diri
  6. Hak untuk melakukan pekerjaan sosial

Hak untuk memperoleh keadilan

  1. Hak untuk mendapatkan bantuan hukum
  2. Hak untuk tidak dituntut kedua kalinya terhadap perkara yang sama yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
  3. Hak untuk mendapatkan sisa harta miliknya atas penyitaan yang dilakukan karena           perbuatan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukan.
  4. Hak untuk tidak dipidana karena ketidak mampuan membayar hutang.

Hak Atas Rasa Aman

  1. Hak mencari suaka untuk memperoleh perlindungan politik dari negara lain
  2. Hak untuk mendapatkan perlindungan pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan hak miliknya
  3. Hak atas pengakuan di depan hukum sebagai manusia pribadi
  4. Hak atas rasa aman dan tenteram
  5. Hak atas kemerdekaan dalam surat menyurat termasuk hubungan melalui sarana elektronik
  6. Hak untuk bebas dari penyiksaan, hukuman atau perlakuan lain yang kejam tidak manusiawi

Penyajian materi oleh KOMPOL I WAYAN SEDENG, S.H terkait Perkap nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi prinsip dan standar HAM dalam penyelenggaraan tugas Polri, diantaranya :

Standar Prilaku Petugas/Angg Polri dlm Tindakan Kepolisian:

Standar Penyelidikan

  • setiap angg Polri dpt lakukan lidik menurut peraturan perundang-undangan.
  • harus dilengkapi Sprin yang sah, terkecuali dalam keadaan yg mendesak.
  • wajib hargai norma2, manusiawi & jalankan tugasnya sesuai etika kepolisian.

laksanakan investigasi, petugas dilarang lakukan tindakan yg berlebihan.

  • Standar  tindakan Pemanggilan
  • Standar  tindakan Penangkapan
  • Standar  tindakan Pemeriksaan
  • Standar tindakan Penggeledahan Orang & Tempat/Rumah.

Kegiatan ditutup oleh Waka Polres Tabanan LEO MARTIN PASARIBU, SIK, M.H, pelaksanaan kegiatan Penyuluhan cukup menarik bagi peserta karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan, kegiatan berjalan aman tertib, selesai kegiatan tim penyuluh dari Bidkum Polda Bali meninggalkan Polres Tabanan.

Facebook Comments