Berita Terbaru

Hari Kebangkitan Nasional ke 110, Polres Tabanan Laksanakan Upacara Bendera di Lapangan Alit Saputra Tabanan

Polda Bali – Polres Tabanan. Senin (21/05/2018) pukul 08.00 Wita bertempat dilapangan Alit Saputra Dangin Carik Tabanan, dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 tahun 2018 Kabupaten Tabanan.

Selaku Inspektur upacara dalam upacara ini Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. yang dihadiri oleh Undangan Anggota DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos mewakili Ketua DPRD Tabanan, DanRindam IX/Udayana, Komandan Kodim 1619/Tabanan, Waka Polres Tabanan Kompol Ketut Widiada, S.I.K. mewakili Kapolres Tabanan, Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan, Sekda Kab. Tabanan, Para Staf Ahli Bupati Tabanan, Para asisten Sekda Kab. Tabanan, Sekretaris DPRD Tabanan, Inspektur Inspektorat Kab. Tabanan,  Para Kepala Badan, Dinas dan Bagian di lingkungan Pemkab Tabanan, Para Kepala Kantor Kementerian/Instansi Vertikal/BUMM/BUMD di Kab. Tabanan,   Ketua dan Skretaris KPU Tabanan, Camat Tabanan, Pengurus LVRI Kab. Tabanan, Ketua Pepabri Cab. Tabanan, Ka Kwarcab Pramuka Kab. Tabanan.

Peserta Upacara 1 Pleton gabungan Staf Polres Tabanan, 1 Peleton Gabungan Kodim 1619 Tabanan dan Rindam IX Udayana bersenjata, 1 Pleton anggota bersenjata Polres Tabanan, 1 Pleton gabungan anggota Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sat Tahti Polres Tabanan, Pleton gabungan ASN berpakaian Korpri, 1 Pleton ASN berpakaian Linmas, Pramuka, perwakilan pelajar SMA/SMK Kec. Tabanan, perwakilan pelajar  SMP Kec. Tabanan, pleton Aubade dan Pleton Korsik Pemkab Tabanan.
Pada upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional ke-110 tahun 2018 ini diawali dengan pertunjukan tarian drama kolosal Kecak dengan judul “Lastri” yang dibawakan oleh Siswa/Siswi SMA Negeri 2 Tabanan yang menceritakan tentang kebangkitan Pejuang Indonesia khususnya para pejuang kemerdekaan yang ada di Kabupaten Tabanan dimana dalam perjuangan kemerdekaan ini kaum perempuan juga ikut andil dalam mempertahankan NKRI melawan penjajah Belanda salah satunya yang bernama “Lastri”.

Pada Upacara ini dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih. Adapun tema hari Kebangkitan Nasional ke 110 Tahun 2018 adalah “PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DI ERA DIGITAL”.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tabanan membacakan amanat Menteri Komunikasi Dan Informatika RI yang pada intinya menyampaikan Ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa. Kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa.

Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama: kemerdekaan bangsa. Bersatu, adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang di depan.

Tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

 “Generasi bonus demografi” yang kebetulan juga beririsan dengan “generasi millenial” kita tersebut, pada saat yang sama, juga terpapar oleh massifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital. Digitalisasi di berbagai bidang ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama. Ia akan menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun akan menjadi berkah jika kita mampu menaklukkannya menjadi pemain yang menentukan lansekap ekonomi berbasis digital dunia.

Kita mencatat bahwa tak sedikit anak muda kreatif yang mampu menaklukkan gelombang digitalisasi dengan cara mencari berkah di dalamnya. Internet, media sosial, situs web, layanan multimedia aplikasi ponsel, mereka jadikan ladang baru buat berkarya, dan pasar yang menjanjikan bagi kreativitas. Banyak kreator konten dan pengembang aplikasi Indonesia yang mendunia, mendapatkan apresiasi baik material maupun non-material. Oleh sebab itu, mari bersama-sama kita jauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif, agar anak-anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat darinya.

“Dalam konteks menghadapi digitalisasi ini, kita semua harus dalam irama yang serempak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para pencari masalah. Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air, Dulu kita bisa, dengan keterbatasan akses pengetahuan dan informasi, dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, berhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan kedaulatan bangsa. Seharusnya sekarang kita juga bisa, sepikul berdua, menjaga dunia yang serbadigital ini, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi pekerti, yang seimbang dengan pengetahuan dan keterampilan generasi penerus kita.” Ujar Wakil Bupati Tabanan dalam membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.” Imbuhnya

Facebook Comments