Berita Terbaru

Dharma Wacana Membentuk Personil Polres Tabanan Yang Profesional

kapolres-tabanan-mendampingi-penceramah-agama-hindu anggota-polres-tabanan-mengikuti-dharma-wecanaJelang Pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, hari Jumat Tanggal 25 Desember 2015 pukul 09.00 Wita Polres Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Pasmasana Kertha Bhuana Polres Tabanan. Persembahyangan bersama dipimpin langsung oleh Pemangku Pura Pasmasana Kertha Bhuana Polres Tabanan Jero mangku Dewa Nyoman Suta yang dihadiri Kapolres Tabanan AKBP Putu Putera Sadana, SIK, MHum, MM beserta keluarga, Para Kabag, Kasat, dan seluruh Personil Polres termasuk Polsek jajaran Polres Tabanan yang tidak terlibat langsung dalam kegiatan pengamanan hari raya Natal maupun piket fungsi serta PNS Polri Polres Tabanan.

Kegiatan Persembahyangan bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur anggota Polres Tabanan karena selama setahun melaksanakan tugas secara umum dapat berjalan dengan baik serta mohon restu untuk menyongsong tahun baru 2016 yang akan datang agar dapat diberikan pencerahan serta petunjuk-petunjuk dalam pelaksanaan tugas sehingga pelaksanaan tugas Polri sebagai Pelindung, Pengayoman dan pelayanan serta penegakan Hukum dapat berjalan dengan maksimal sehingga Polri khususnya Polres Tabanan lebih dicintai Masyarakat.

Pada kesempatan ini Kapolres Tabanan mengisi kegiatan persembahyangan bersama ini dengan kegiatan Dharma Wecana yang menghadirkan penceramah Agama Hindu dari Departemen Agama Kabupaten Tabanan diantaranya Ida Bagus Rai Suhardika, SE., Msi jabatan Kepala Seksi Urusan Agama Departemen Agama Kabupaten Tabanan bersama I Ketut Wiratmaja,S.Ag jabatan Penyuluh Agama Hindu Departemen Agama Kabupaten Tabanan.

Adapun tema yang disampaikan dalam Dharma Wecana ini yaitu Konsep Dasar Agama Hindu Dalam Kaitannya Dengan Tugas Kepolisian. Dalam hal ini ada tiga hal yang mendasari dalam kehidupan bagi Umat Hindu yaitu Tattwa, Susila / Etika dan Acara / Upacara.

Tattwa bagi kehidupan Polri merupakan suatu hal yang mutlak dan pasti yang tidak bisa di ganggu gugat dalam hal ini Polri Sebagai Penegak Hukum wajib menjalankan serta menegakkan Hukum yang berlaku serta memberikan kepastian Hukum kepada masyarakat dengan tidak memandang status. Polri harus profesional dalam menegakkan hukum.

Susila / Etika dalam Pelaksanaan tugas Polri dimana anggota Polri harus memiliki sikap tampang yang baik karena Polri sebagai Pengayom bagi masyarakat harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Begitu pula dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus humanis, salam, senyum, sapa senantiasa menjadi abdi negara yang sopan dan santun dalam setiap perbuatan yang dilandasi dengan kejujuran serta Dedikasi dan Loyalitas baik itu kepada pimpinan maupun masyarakat bangsa dan negara.

Acara atau Upacara merupakan setiap pelaksanaan kegiatan Kepolisian yang dilandasi dengan Tattwa dan Etika yang dimaksud diatas. Setiap Kegiatan Polri dalam memberikan Pelayanan, Perlindungan dan Pengayoman kepada masyarakat serta dalam penegakkan Hukum harus didasari dengan sikap yang Humanis, kejujuran serta loyalitas dan dedikasi yang tinggi yang diimbangi dengan penegakkan hukum secara pasti.

Kegiatan Dharma Wecana berlangsung selama satu jam. Seluruh Personil yang mengikuti kegiatan dengan hikmat. Kapolres Tabanan berharap dengan diadakannya siraman rohani melalui Dharma Wecana ini seluruh personil Polres Tabanan dapat melaksanakan tugas mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dengan berlandaskan tiga konsep dasar Agama Hindu tersebut. Bagaimanapun tugas negara setara halnya dengan tugas menjalankan Agama. Dan lebih baik lagi tugas Negara dilandasi dengan ajaran Agama sehingga Polri Kedepan menjadi Polri yang lebih baik dan profesional dengan menjujung tinggi moralitas dan spriritual dalam setiap pelaksanaan tugas.

Facebook Comments