Berita Terbaru

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Agung 2016 Polres Tabanan

Guna mewujudkan citra positif, Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Polres Tabanan ( Satuan Polisi Lalu Lintas ) didukung oleh Satuan Fungsi lainnya, dalam hal mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak  dan melakukan berbagai upaya menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas di Kabupaten Tabanan,  berkaitan prihal tsb pada hari Rabu tanggal 16 Nopember 2016 pukul 08.30 wita dilapangan Polres Tabanan dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Agung tahun 2016.

Adapun tujuan dilaksanakan Apel Gelar Ops Zebra Agung tahun 2016 ini dilaksanakan dengan tujuan  untuk  mengetahui sejauhmana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi  dapat berjalan dengan optimal  dan dapat brhasil sesuai dengan tujuan  serta sasaran yang telah ditetapkan,   Pada Apel Gelar Pasukan ini personel Polres Tabanan yang dilibatkan  sebanyak  90 orang terdiri dari 1 peleton set Ops, 1 peleton sub Sat Gas preemtif ( Kasub Sat Gas deteksi, Kasub Sat Gas dikmas), 1 peleton sub Sat Gas Gakkum ( Kasub Sat Gas sidik laka dan Kasub Sat Gas dakgar ), 1 peleton sub Sat Gas preventif ( Kasub Sat Gas turjag dan Kasub Sat Gas Patroli ) dan Kasat Gas Banops, sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Tabanan  Nomor : Sprin / 1089 / XI / 2016 / Polres Tabanan tanggal 11 Nopember 2016.

Bertindak selaku pimpinan Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Agung tahun 2016 adalah Kapolres Tabanan Ajun Komisaris Besar Polisi MARSDIANTO,S.H., S.I.K.,  perwira apel Kasat Lantas Polres Tabanan Ajun Komisaris Polisi I KETUT MASTRA BUDAYA, S.H., Komandan Apel Kanit Dikyasa Inspektur Polisi Dua I KETUT PUTRAJA dan pembaca doa Ka Sium Inspektur Polisi Satu I WAYAN SUADI,S.H., dan personel penyematan pita dimulainya Operasi Zebra Brigadir Kepala I KOMANG ALIT SAPUTRA.

Susunan peserta upacara : 1 peleton perwira ( Waka Polres Tabanan, Para Kabag, Kasat,Kasi dan perwira staf Polres Tabanan ),  1 Peleton Dalmas, 1 peleton Gabungan Staf, 2 peleton Lantas, 1  peleton Intelkam / Reskrim / Narkoba / Tahti dan 1 peleton PNS Polri Polres Tabanan.

Acara pokok Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Agung tahun 2016 :

  1. Pimpinan apel memasuki lapangan apel.
  2. Penghormatan peserta apel kepada pimpinan apel.
  3. Laporan komandan Apel kepada pimpinan apel.
  4. Penyematan pita tanda mulainya operasi zebra agung 2016.
  5. Sambutan pimpinan apel
  6. Laporasn komandan apel kepada pimpinan apel
  7. Penghormatan peserta apel kepada pimpinan apel.

Dalam sambutannya pimpinan apel Kapolres Tabanan Ajun Komisaris Besar Polisi MARSDIANTO,S.H., S.I.K.,   membacakan sambutan dari Kepala Kops Lalu Lintas Polri Jendral Polisi  Drs. AGUNG BUDI MARYONO, M. Si., dalam penekannya sebagai berikut :

Amanat Undang-Undang N0.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah bagaimana untuk :

1.    Mewujudkan dan memelihara keamanan keselamatan dan kelancaran serta tertib berlalu   lintas (kamseltibcar lantas).

2.    Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

3.    Membangun budaya tertib berlalu lintas.

4.    Meningkatkan kualitas pelayanan public.

Melaksanakan amanat Undang-Undang Polisi Lalu Lintas memiliki Fungsi yaitu :

1. Edukasi

2. Engineering ( Rekayasa )

3. Enforcement ( Penegakkan Hukum )

4. Identifikasi dan Registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor.

5. Pusat K3I ( komunikasi, koordinasi dan kendali, serta Informasi )

6. Koordinator pemangku kepentingan lainnya

7. Memberikan Rekomendasi dampak lalu lintas

8. Korwas PPNS, ke delapan fungsi tersebut di implementasikan pada fungsi-fungsi  Polantas.

Untuk mewujudkan program dan kebijaksanaan tersebut, Polri sebagai penggerak revolusi mental, guna mewujudkan citra positif, Kepolisian Negara Republic Indonesia, khususnya Polisi Lalu Lintas, yang didukung oleh Satuan Fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan melaksanakan operasi zebra – 2016 Operasi  ini dilaksanakan sebagai cipta kondisi operasi Lilin tahun 2016 dan tahun Baru 2017.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain :

1. Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas.

2. Pelanggaran batas kecepatan.

3. Melawan arus lalu lintas khususnya kendaraan motor ( R2 ).

Dengan dilakukannya penegakkan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan  operasi zebra ini diharapkan akan dapat mendorong terciptanya tujuan operasi yaitu :

1. Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya.

2. Meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

3. Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

4. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif  dan citra tertib dalam berlalu lintas.

5. Terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang perayaan natal tahun 2016 dan tahun baru 1 Janurai 2017.

Penyampaian penekanan dan arahan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas yaitu :

1. Selalu bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

2. Jaga Keselamatan anda dalam pelaksanaan tugas.

3. Tingkatkan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

4. Bertindaklah secara pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcar lantas.

Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan aman dan tertib.

Facebook Comments