Berita Terbaru

Apel Gelar Pasukan Operasi Bina Waspada Agung 2018 Polres Tabanan

Polda Bali-Polres Tabanan. Selasa, 14 Agustus 2018 pada pukul 08.00 Wita Polres Tabanan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Bina Waspada Agung 2018 bertempat di lapangan apel Polres Tabanan.
Selaku pimpinan apel dalam apel gelar pasukan ini Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K., perwira upacara KBO Sat Binmas Polres Tabanan Iptu I Ketut Nata dan Komandan Upacara Panit Binmas Polsek Penebel Ipda I Ketut Suaba dengan peserta upacara 1 Pleton Gabungan Pejabat Utama, Kapolsek serta Perwira Polres Tabanan, 1 Pleton Gabungan Staf, 1 Pleton Gabungan Sat Intelkam, 1 Pleton Gabungan Sat Reskrim Sat Tahti dan Resnarkoba, 1 Pleton Gabungan Personil yang terlibat Operasi Bina Waspada Agung 2018, 1 Pleton Gabungan Sat Sabhara, 1 Pleton Gabungan Sat Lantas, dan 1 Pleton Gabungan ASN Polres Tabanan.
Dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Bina Waspada Agung 2018 Polres Tabanan ini, dalam amanatnya Kapolres Tabanan menyampaikan Operasi Bina Waspada  Agung Tahun 2018 dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan penyuluhan terhadap organisasi / kelompok / individu yang menganut faham radikal, intoleransi dan potensi masyarakat lainnya yang mendukung kamtibmas, dimana pada operasi ini mengedepankan kegiatan deradikalisasi dan kontra radikal melalui kebimasan oleh fungsi kebimasan.
“Tujuan Operasi Bina Waspada Agung 2018 adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum kepada kelompok/ individu disinyalir menganut faham radikal agama, idiologi, kelompok separatisme kanan/kiri,  kelompok aliran agama/kepercayaan yang sesat, kelompok yang rentan disusupi oleh jaringan terorisme/ isis dan pemilik toko penjual bahan kimia yang dimungkinkan penggunaannya untuk tindakan terorisme dan potensi masyarakat lainnya yang dapat membantu / mendukung harkamtibmas, terbebasnya masyarakat maupun generasi muda dari pengaruh intervensi dari faham radikalisme/ isis dan terwujudnya situasi kamatibmas yang kondusif, aman, tertib dan damai di wilayah hukum Polres Tabanan” Ujar Kapolres Tabanan.
“Operasi  Bina Waspada Agung  2018 ini menyasar pada kelompok / individu, separatisme dan aliran kepercayaan yang sesat yang pemahamannya kurang terhadap agama, idiologi, kelompok / individu  yang rentan disusupi oleh jaringan terorisme / isis dan intoleransi, toko penjual bahan kimia yang dimungkinkan penggunaannya untuk tindakan terorisme, masyarakat dan para nelayan yang tinggal di pesisir pantai, masuknya faham-faham radikal melalui  kegiatan masyarakat  dan melalui  media masa maupun media elektronik serta gangguan nyata diantaranya  teror bom, sabotase dan penyanderaan.” Kata Kapolres Tabanan
“Target operasi Bina Waspada ini kelompok/individu disinyalir radikal agama, idiologi, kelompok kanan/kiri, separatisme, kelompok aliran agama/kepercayaan yang sesat, karyawan dan satpam kantor-kantor konsulat asing, organisasi/kelompok yang rentan disusupi oleh jaringan terorisme/isis dan intoleransi, pemilik toko penjual bahan kimia yang dimungkinkan penggunaannya untuk tindakan terorisme serta potensi masyarakat diantaranya tomas, toga, todat, toda , (islam,hindu, budha, kristen katolik/protestan dan kong hu chu ), LSM, organisasi sosial keagamaan, ormas, para nelayan, pam swakarsa ( pecalang, linmas, satpam ) yang diharapkan menjadi mitra polri untuk menetralisir paham-paham radikal melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi , agama dan sosial budaya” Imbuhnya.
Kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka operasi Bina Waspada Agung 2018 berakhir pada pukul 08.30 Wita diakhiri dengan pembacaan doa serta berjalan dengan tertib dan lancar.
Facebook Comments